LokalGame Network | Gaming & Geek Culture From The Future!

Ini Pentingnya Peran Psikolog untuk Tim dan Atlet Esports

0

LokalGame.com Dalam rangkaian acara Simposium Interpretasi Esports dalam wacana keolahragaan nasional, ada satu hal menarik dimana psikolog memberi pandangannya. Dan satu hal yang menarik untuk diulas adalah peran psikolog untuk tim dan atlet esports.

Di sela-sela acara, penulis mewawancarai langsung psikolog nara sumber dalam simposium esports yang menjadi rangkaian acara Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2019, Ghea Amalia Arpandy, M.Psi.

psikolog esports

Ghea mengungkapkan bahwa peran psikolog untuk tim maupun atlet esports kini sudah erat. Hal tersebut tidak terlepas dari tekanan ketika berkompetisi maupun atlet sebagai seorang individu yang memiliki kondisi psikis masing-masing.

“Untuk Psikolog sendiri, sudah banyak di luar sana (tim) esports yang kompetisi, menggunakan Psikolog untuk mendampingi. Karena mereka melihat, yang satu (player) ini 100 persen, tapi (player) kedua 100 persen tidak? Apa dia ada masalah keluarga? Apa dia masalah yang lain.” Tutur Ghea.

“Bagaimana membuat masalah itu tidak berdampak pada kompetisi yang akan diikuti. Bagaimana motivasinya tetap on track, tetap sesuai dengan tujuan seperti apa.” lanjutnya menerangkan.

“Apalagi kalau sekarang, kalah sedikit dikomentari negatif, dihujat. Bagaimana psikolog di situ tugasnya adalah meningkatkan kembali kepercayaan diri mereka (player), bahwa dia masih bisa berguna, dia masih bisa membuktikan bahwa dia masih bisa berjaya lagi menjadi yang memegang piala (juara).”Kata Ghea lebih lanjut.

psikolog esports

Mengenai kondisi di Indonesia sendiri, Ghea mengungkapkan bahwa Indonesia, dari informasi yang dia dapatkan dari Richard Permana, masih dalam tahap perencanaan. Adapun alasan perlunya ada psikolog khusus tim atau atlet esports tidak lepas dari tekanan terhadap individu atlet untuk berprestasi.

“Untuk saat ini di Indonesia, tadi kebetulan sudah berbicara dengan mas Richard (richard permana), bilangnya baru mau, baru wacana, kelihatannya perlu.” Kata Ghea.

“Karena tadi, ada banyak kecemasan (ketika menjadi pro player atau atlet) ada banyak tekanan untuk menjadi yang lebih baik, tekanan masyarakat juga karena dilihat sekali, jadinya dia harus bisa juara satu dibandingkan hanya sekadar lolos.” Ungkapnya lebih lanjut.

Baca Juga:  Mengulas Talion – Mobile MMORPG Unggulan dari GAMEVIL

Leave A Reply

Your email address will not be published.