LokalGame Network | Gaming & Geek Culture From The Future!

Kecewakan Fans, Nintendo Seharusnya Tidak Lakukan 6 Kesalahan Besar Ini

LokalGame.com, Kecewakan Fans, Nintendo Seharusnya Tidak Lakukan 6 Kesalahan Besar Ini. Padahal yg No.6 udah rame banget tuh..

Nintendo merupakan salah satu perusahaan game raksasa asal Jepang yang sukses di kancah internasional. Nah karena banyaknya fans yang dimilikinya, susah juga bagi Nintendo untuk memuaskan semua orang.

Akan tetapi, terlepas dari pencapaian luar biasa yang telah mereka buat, Nintendo tidak luput dari yang namanya kesalahan.

Sepanjang karirnya di industri video game, Nintendo membuat sejumlah kesalahan besar yang tidak hanya merugikan penggemar namun juga memperburuk image mereka di industri.

Ini dia 6 kesalahan Nintendo besar yang seharusnya tidak dilakukan!

1. Masalah drifting pada Joy-Con

Drifting merupakan masalah pada Joy-Con di mana kontroler Nintendo Switch tersebut tiba-tiba beroperasi atau menginput suatu perintah sendiri.

Masalah ini dialami oleh banyak pengguna Switch, namun anehnya tidak mempengaruhi penjualan Switch di pasar.

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2017, banyak pengguna Switch yang mengeluhkan masalah ini.

Nintendo sendiri baru berani berkomentar pada tahun 2019 kemarin, dengan mengatakan bahwa pengguna bisa mengirim Joy-Con mereka untuk di reparasi secara gratis.

2. Nintendo Labo

Sama seperti masalah drifting pada Joy-Con, Nintendo Labo juga tidak benar-benar membuat performa Nintendo menurun di industri video game. Ada lebih dari seratus pertanyaan yang mempertanyakan mengapa ‘add-on’ ini dibuat.

Labo mendapatkan dukungan penuh ketika meluncur pada tahun 2018, namun lenyap tak lama setelahnya. Masalah utama dari Labo bukanlah katalog game-nya yang buruk, melainkan harganya yang tidak masuk akal.

Untuk alat tambahan berbahan dasar kardus, Labo dibanderol di harga US$80 atau sekitar Rp1 jutaan.

3. Harga awal Nintendo 3DS

Nintendo 3DS dirilis pada 27 Maret 2011 dengan harga US$250. Itu membuatnya sama mahal dengan Nintendo Wii ketika diluncurkan pada tahun 2006. Harga yang dipatok Nintendo kala itu dinilai berlebihan, terutama dengan lineup game di awal peluncuran yang kurang.

Alhasil, 3DS mengalami angka penjualan yang rendah dalam beberapa bulan sejak diluncurkan dan pada akhirnya, memaksa Nintendo untuk melakukan penurunan harga.

3DS terus turun menjadi US$170 selama kurang dari setengah tahun. Meski pada akhirnya berhasil pulih, ini menjadi catatan buruk bagi Nintendo.

4. Wii U

Masalah terbesar yang dihadapi Nintendo dengan Wii U adalah namanya. Konferensi pers awal berpikir bahwa itu adalah versi HD dari Wii.

Selain nama yang mirip, kontroler Wii juga dapat digunakan sebagai kontroler alternatif dan gamenya juga kebanyakan berasal dari Wii. Selain perkembangan yang tidak begitu signifikan, Wii U juga dirilis di waktu yang kurang tepat.

Setahun setelah diluncurkan pada tahun 2012, dua konsol next-gen dari kompetitor yaitu Playstation 4 dan Xbox One dirilis. Peningkatan signifikan dan game yang lebih dari keduanya, akhirnya menenggelamkan Wii U.

5. Memilih kartridge ketimbang disk pada N64

Terlepas dari deretan game luar biasa seperti Super Mario 64 dan The Legend Of Zelda: Ocarina Of Time, N64 tetap jadi salah satu kesalahan terbesar Nintendo di pasar konsol rumahan. Kesalahan itu datang dari beragam bentuk, namun salah satu yang paling terkenal adalah kartrid.

Pada masa di mana konsol rumahan sudah beralih ke disk atau CD, N64 masih bertahan di kartridge. Nintendo sendiri beralasan bahwa ini ditujukan agar waktu memuat game menjadi lebih cepat.

Namun, Nintendo tidak menyadari jika penggunaan kartrid ini juga membuat harga game N64 menjadi lebih mahal. 

6. Memutus kerja sama dengan Sony

Salah satu kesalahan paling besar yang pernah diperbuat Nintendo adalah memutus kerja sama dengan Sony. Industri konsol mungkin akan sangat berbeda jika Nintendo masih berkolaborasi dengan Sony hingga saat ini.

Playstation yang ikonik tidak akan tercipta dan konsol hasil kerja sama Nintendo dan Sony akan merajai pasar, mengalahkan Xbox dari Microsoft yang datang di masa depan.

Salah satu dampak buruk dari gagalnya kesepakatan ini adalah lahirnya Playstation, yang hingga kini masih menjadi konsol terbaik, jauh meninggalkan konsol apapun dari Nintendo.

7. Virtual Boy

Virtual Boy merupakan prototipe dari konsol handheld 3D yang mengesankan, yang sayangnya berakhir gagal karena penampilan dan bentuknya.

Selain itu, angka penjualan yang mengerikan dan ulasan yang buruk untuk sejumlah gamenya, membuat produksi Virtual Boy harus dihentikan dalam waktu kurang dari setahun semenjak dirilis.

Virtual Boy sendiri diluncurkan pada Agustus 1995 dan secara resmi ‘mati’ pada Maret 1996. Lucunya, Agustus sampai Maret merupakan bulan yang sama di mana 3DS diluncurkan dan mengalami penurunan harga. Namun bedanya dalam kasus ini, tidak seperti 3DS, Virtual Boy gagal pulih.

Itulah tadi sedikit info menarik mengenai kesalahan terbesar yang pernah dilakukan Nintendo.

Apa yang mengejutkan dari banyaknya kesalahan di atas adalah tidak ada satupun yang mampu ‘menenggelamkan’ Nintendo itu sendiri.

 

Baca Juga:  Wajib Tahu! Ini Spot Rahasia Map Crash COD Mobile