LokalGame Network | Gaming & Geek Culture From The Future!

Mengapa EVOS Esports Bisa Mendominasi Kompetitif Mobile Legends? Ini Jawab Sang Analis

LokalGame.com  Akhir tahun 2019 menjadi masa dominasi EVOS Esports di Mobile Legends dengan menjadi juara MPL Season 4 dan juga M1 atau piala dunia-nya Mobile Legends. Apa resepnya? Analis tim Mobile Legeneds EVOS Esports memberikan jawaban!

Melalui informasi yang redaksi melalui email, ada beberapa faktor yang membuat EVOS Esports begitu dominan, khususnya untuk menghadapi M1, seperti yang diungkapkan oleh Ade Setiawan Pamungkas selaku data analis Mobile Legends EVOS Esports.

“Sebelum menghadapi M1, pastinya kita menyiapkan beberapa strategi dan latihan yang lebih optimal lagi dari sebelumnya. Karena lawan yang kita hadapi di M1 saat itu adalah lawan dari negara-negara yang belum kita ketahui strategi dan gameplay sebab ada beberapa dari mereka yang minim video untuk diulas bersama.” ungkap Ade.

Menyinggung tentang tim dan lawan di M1, apakah EVOS Legends mengantisipasi suatu tim yang dianggap sulit dikalahkan?

“Kalau ditanya lawan yang paling sulit itu siapa pastinya adalah diri kita sendiri, hahaha. Menurut kita sih, semua yang berhasil lolos ke kualifikasi M1 adalah tim-tim yang kuat. “ kaya Ade.

“Mungkin bukan sulit ya, lebih ke arah unik dan bisa kita lihat dari gameplay tim, contoh 10s Gaming Plus dari Jepang. Ditambah, mereka adalah tim yang baru terlihat dan mampu mengalahkan beberapa tim favorit di M1,” lanjutnya.

Salah satu momen yang patut mendapat perhatian dari EVOS adalah determinasi yang tinggi ketika membalikkan keadaan 1-3 menjadi kemenangan 4-3 saat grand final M1 menghadapi RRQ. Ade mengungkap ada beberapa faktor dan kejadian penting di partai tersebut.

“Kunci comeback EVOS adalah dari Harith sih, hahaha. Tapi, di balik itu semua peran yang paling penting adalah semangat mereka, percaya sama pelatih dan rekan setim bahwa kerjasama tim dan komunikasi yang baik bisa membalikkan keadaan.” tutur Ade.

Baca Juga:  Bakal Kuasai Pasar Smartphone Gaming? Tencent dan Black Shark Resmi Bermitra

Selain itu, ada juga ‘petuah’ dari seorang Rekt sebelum game kelima.””Enjoy aja santuy, main aja gamenya kaya bisa nge-rank, masih ada kesempatan” Lalu kita dari manajemen juga mengingatkan bahwa kita semua percaya sama mereka. Serta dukungan dari para fans saat itu seakan menjadi mental boost buat tim EVOS.”. Seperti yang diungkapkan Ade.

Ade turut memberikan pujian atas andil penting dari Gustian yang dapat mengatur emosi dan tempo seluruh tim EVOS.

“Banyak ya perannya, yang perlu digarisbawahi itu sang kapten, Rekt.  Sosok yang sangat profesional dan bisa jadi penenang sekaligus pengingat jika tim mengalami kesalahan dalam strategi maupun gameplay.”

Selain menjadi ujung tombak, Rekt juga dilimpahkan tugas lain yaitu mengatur ritme dan jalannya strategi. Tentu tidak mudah, namun lagi-lagi Rekt membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil selama game belum usai.

“Untuk antisipasi pemain sepertinya ga ada. Semua pemain sama, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita juga respect sama mereka semua jadinya bisa main lepas dan ga ada beban tanpa harus mikir pemain mana saja yang perlu diantisipasi,” tutup Ade.