LokalGame Network | Gaming & Geek Culture From The Future!

Tim Underdog, Demon Slayers Berhasil “Membantai” Dua Tim Unggulan di DreamLeague Season 12!

0

LokalGame.com Kisah tim non-unggulan yang melangkah jauh di turnamen besar kembali terjadi. Kali ini kisah tersebut terjadi di DreamLeague Season 12 Rotterdam. Tim baru asal Amerika Utara, Demon Slayers berhasil maju ke babak final lower bracket DreamLeague Season 12 setelah menghempaskan dua tim yang lebih diunggulkan di babak sebelumnya.

Dua tim unggulan yang ‘dibantai’ oleh Demon Slayers adalah J.Storm dan Team Liquid.

J.Storm Menjadi Korban Pertama

Tim yang diperkuat oleh carry asal Brazil Costabile ini tampil buruk di babak grup dengan mencatatkan dua kekalahan tanpa kemenangan. Mereka bertemu dengan J.Storm di babak pertama upper bracket. Tim yang dipimpin oleh Fear tersebut tentunya lebih diunggulkan mengingat performa mereka di babak grup lebih baik dari Demon Slayers. Tetapi, semua prediksi terpatahkan setelah Demon Slayers mengalahkan J.Storm dengan skor 2-1.

J. Storm berhasil unggul terlebih dulu setelah permainan Moo dengan Faceless Void tidak mampu dibendung Costabile dan kawan-kawan. Namun di  game berikutnya, Demon Slayers bangkit dan sukses meredam perlawanan keras dari  J.Storm melalui pertandingan panjang 64 menit.

Akhirnya Demon Slayers berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah sukses menuntaskan perlawanan dari J.Storm di game ketiga dalam waktu sekitar 41 menit. Chaos Knight dari Costabile berhasil mengacak-acak J.Storm di game tersebut meskipun ia terkena counter pick dari J.Storm yang mengambil Sven dan Ember Spirit.

Di babak berikutnya mereka menghadapi Team Liquid yang sebelumnya mengalahkan tim CIS, FlyToMoon dengan skor 2-1.

Team Liquid Menjadi Korban Kedua Demon Slayers

Di pertandingan melawan Team LiquidDemon Slayers bermain seperti kerasukan setan. Mereka berhasil memecundangi Team Liquid dengan skor 2-0. Pada game pertama, Demon Slayers sudah menunjukkan permainan yang ganas.

Dua core mereka, yaitu !Annihilate dengan Lycan dan Costabile dengan Bloodseekernya tampil menggila dan membuat lawan mereka tidak berdaya. Mereka berhasil memimpin perolehan networth dan mengakhiri perlawanan Team Liquid hanya dalam waktu 31 menit.

Game kedua tidak jauh berbeda dari game sebelumnya. Team Liquid yang sepertinya bermaon di bawah performa terbaik mereka tidak mampu menghentikan Demon SlayersCostabile kembali menunjukkan kepiawaiannya bermain Chaos Knight setelah berhasil menghancurkan formasi Team Liquid dan menutup pertandingan dengan streak beyond godlike.

Team Liquid akhirnya harus mengetik “GG” di menit ke-32 dan terpaksa angkat koper dari Rotterdam lebih cepat

 

Baca Juga:  Megaxus Kirim Atlet Esports Indonesia di Audition World Championship 2019 Shanghai!

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.