LokalGame Network | Gaming & Geek Culture From The Future!

Perkembangan PlayStation Part 1 – Era PlayStation 1 dan 2

LokalGame.com PlayStation harus diakui merupakan salah satu console yang cukup laris saat ini. Console tersebut memiliki gebrakan di masa lalu yang membuat banyak gamer terkejut. Ya, PlayStation di masa lalu tak menggunakan cartridge seperti console pada umumnya melainkan menggunakan CD.

Selain itu, resolusi gambar yang lebih baik ditambah dengan hadirnya DualShock membuat PlayStation semakin di depan dan akhirnya bertahan hingga sekarang. Di tahun 2019 ini PlayStation sudah genap berusia 25 tahun.

GGWP.ID ingin memberikan kalian pengetahuan bagaimana nih perkembangan PlayStation dari masa ke masa. Kali ini yang dibahas terlebih dahulu adalah era PlayStation 1 dan 2 dulu.

Era PlayStation 1 – Gebrakan Tiada Henti

Sony di tahun 1994 pertama kali meluncurkan PlayStation pertama dan kita sering menyebutnya sebagai PlayStation 1. Dulu, seperti yang telah saya bilang di atas, console ini sukses dalam menggebrak industri game karena banyaknya inovasi misalnya adalah ‘kaset’ gamenya yang tergolong keren karena menggunakan Compact Disc (CD).

Selain itu, untuk penyimpanan data, PlayStation 1 menggunakan memory card berukuran 1MB yang harganya harganya bisa mencapai ratusan ribu pada saat itu. Console Sony generasi pertama ini memiliki spesifikasi cukup mewah di zamannya yakni 3232-bit MIPS (33mhz) CPU, 32-bit R800A (33mhz) GPU, 2MB RAM, 640×480 resolusi, dan media data CD.

Selain itu untuk menginput gambar, PlayStation 1 menggunakan kabel merah, putih, kuning (RCA) untuk dicolokkan pada televisi. Yang paling ciamik adalah tentu saja DualShock yang kala itu dicolokan menggunakan enam pin lubang. Desainnya juga premium dengan dominan warna abu-abu yang menggambarkan kesan gagah.

Sayangnya usia PlayStation 1 tidak lama karena sekitar tahun 2004-an, Sony menghentikan produksi console ini. Meski begitu, ada beberapa developer game yang bahkan masih membuat game PlayStation 1 hingga tahun 2006.

Dengan gebrakan, dukungan game yang bagus, dan momentum yang pas, Sony sukses menjadikan console PlayStation 1 sebagai salah satu console paling laris di dunia.

Era PlayStation 2 – Perkembangan Teknologi Masa Depan

Selepas kehadiran PlayStation 1 atau 10 tahun setelahnya, Sony kembali mengguncang gamer dengan kehadiran console PlayStation generasi kedua. Sony menjadikan PlayStation 2 sebagai nama paten dan dari segi desain, ada perbedaan dan perubahan mencolok dari console ini.

PlayStation 2 menggunakan warna utama hitam meninggalkan warna abu-abu dari pendahulunya. Warna controller console ini juga menjadi hitam namun dari segi desain, masih sama dari controller sebelumnya.

PlayStation 2 cenderung lebih panjang namun ramping. Untuk urusan display, PS2 juga masih menggunakan media kabel RCA sama seperti PS1 namun dengan resolusi yang sedikit lebih baik.

Speseifikasi lengkap PS2 adalah 64-bit ‘Emotion Engine’ (299mhz) CPU, ‘Graphics Synthesizer’ (147mhz) GPU, RAM 32mb, VRAM 2mb, resolusi LCD 480×272, dan media penyimpanan game di dalam DVD.

PS2 juga memiliki memori penyimpanan data untuk save game sebesar 8MB berwarna hitam. Kerennya, ada beberapa inovasi signifikan dari PlayStation 2 yang nantinya dibawa ke console-console PlayStation selanjutnya.

Selain menjadikan DVD sebagai medium game, PlayStation 2 juga bisa menggunakan hardisk yang lebih solid, cepat, dan anti eror pada saat itu. Penemuan ini luar biasa bahkan sanggup membuat gamer merasa puas.

Biasanya bila menggunakan kaset, booting akan agak lama dan terkadang akan eror bila kaset game kita kotor atau rusak dan hardisk akan menghapus batasan itu kecuali file di game mengalami korup.

Lompatan teknologi ini cukup ciamik bahkan tak terprediksi sama sekali. Dengan hardisk, gamer juga jadi tidak perlu menggunakan memory card karena sistem save bakal otomatis masuk ke hardisk di PlayStation 2 kalian.

Itulah perkembangan PlayStation 1 dan 2. Bagi yang penasaran ada apa saja di era PlayStation 3 dan 4, simak terus artikel perkembangan PlayStation dari masa ke masa 

Baca Juga:  Goks! Ini Dia 5 Game Terlaris Sepanjang Masa, Nomor 1 Ga Ada Obat